Sunday, September 21, 2014

Pengertian Metode dan Metodologi


“Hai guys,..... sejarah kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Pengertian Metode dan Metodologi. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian dalam Mengamati lingkungan sekitar untuk mencari bukti-bukti sejarah, Memahami konsep tentang sumber, kritik sumber, validasi informasi, rekontruksi, dan penulisan dalam  langkah-langkah  penelitian sejarah, Menanya dan berdiskusi  untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam  tentang sumber, kritik sumber, validasi informasi, rekontruksi, dan penulisan dalam langkah-langkah  penelitian sejarah Mengumpulkan  data lanjutan berdasarkan bahan atau referensi yang tersedia,dan meneruskan langkah-langkah  penelitian sejarah, dan Mengasosiasi : menentukan keterkaitan antara kejadian ,sumber, validasi informasi, interpretasi, rekonstruksi, dan cerita sejarah.”


Pengertian metode dan metodologi mempunyai hubungan erat meskipun tetap ada perbedaan. Pengertian metode pada umumnya adalah menurut kamus Webster’s Third New International Dictionary of the English Language (Sjamsuddin, 2007, hal. 12-13):
  • Suatu prosedur atau proses untuk mendapatkan suatu objek
  • Suatu disiplin atau sistem yang acapkali dianggap sebagai suatu cabang logika yang berhubungan dengan prinsip-prinsip yang dapat diterapkan untuk penyidikan ke dalam atau eksposisi dari beberapa subjek.
  • Suatu prosedur, teknik, atau cara melakukan penyelidikan yang sistematis yang dipakai oleh atau yang sesuai untuk suatu ilmu (sains), seni, atau disiplin tertentu.
  • Suatu rencana sistematis yang diikuti dalam menyajikan materi untuk pengajaran.
  • Suatu cara memandang, mengorganisasi, dan memberikan bentuk dan arti khusus pada materi-materi artistik: 1) suatu cara, teknik, atau proses dari atau untuk melakukan sesuatu; 2) suatu keseluruhan keterampilan-keterampilan (a body of skills) atau teknik-teknik.

Sementara menurut kamus The New Lexicon  (1989:628) dalam (Sjamsuddin, 2007, hal. 14) memberikan gambaran tentang pengertian metodologi yaitu suatu cabang filsafat yang berhubungan dengan ilmu tentang metode atau prosedur; suatu sistem tentang metode-metode dan aturan-aturan yang digunakan dalam sains.

Berkaitan dengan Sejarah, Sartono Kartodidjo dalam (Sjamsuddin, 2007, hal. 14) membedakan metode sebagai bagaimana memperoleh pengetahuan (how to know) dan metodologi sebagai mengetahui bagaimana harus mengetahui (to know how to know), sehingga dalam metode sejarah adalah bagaimana mengetahui sejarah dan metodologinya adalah mengetahui bagaimana mengetahui sejarah. Pendapat lain mengenai metode sejarah adalah petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis tentang bahan, kritik, interpretasi, dan penyajian sejarah (Kuntowijoyo, 1995, hal. xii).

Dari beberapa definisi para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa metode sejarah merupakan suatu metode yang digunakan dalam proses penelitian terhadap sumber-sumber masa lampau yang dilakukan secara kritis-analitis dan sistematis dan disajikan secara tertulis.

Sumber :

Referensi :
  • Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
  • Kuntowijoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.
  • Miftahuddin. (t.thn.). Menjadi Peneliti Sejarah. Dipetik Mei 18, 2013, dari staff uny website: http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/miftahuddin-mhum/menulis-sejarah.pdf
  • Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  • Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
  • Sobana Hs, A. (2008, Februari 12-14). Metode Penelitian Sejarah. Materi "Workshop Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan: Penulisan Karya Ilmiah dan Perekaman Data, hal. 1-17.
  • Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan. (2009). Jakarta.

No comments:

Post a Comment