Monday, September 22, 2014

Penulisan Sejarah

“Hai guys,..... sejarah kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Penulisan Sejarah. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian dalam Mengamati lingkungan sekitar untuk mencari bukti-bukti sejarah, Memahami konsep tentang sumber, kritik sumber, validasi informasi, rekontruksi, dan penulisan dalam  langkah-langkah  penelitian sejarah, Menanya dan berdiskusi  untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam  tentang sumber, kritik sumber, validasi informasi, rekontruksi, dan penulisan dalam langkah-langkah  penelitian sejarah Mengumpulkan  data lanjutan berdasarkan bahan atau referensi yang tersedia,dan meneruskan langkah-langkah  penelitian sejarah, dan Mengasosiasi : menentukan keterkaitan antara kejadian ,sumber, validasi informasi, interpretasi, rekonstruksi, dan cerita sejarah.”


Gambar  Sejarah Menurut Thomas Jefferson (1817)
Dari tulisan pada gambar di atas, Thomas Jefferson mengemukakan bahwa menulis sejarah membutuhkan waktu yang panjang, melakukan pengamatan seumur hidup, penyelidikan, tenaga  dan koreksi secara terus menerus. Dalam menulis sejarah materi tidak mudah ditemukan jika memori/ ingatan sudah membusuk/rusak.


Menulis sejarah merupakan kegiatan intelektual dan cara yang utama untuk memahami sejarah. Ketika serawan memasuki tahap menulis, maka segala daya pikirannya dikerahkan, bukan saja keterampilan teknis penggunaan kutipan dan catatan, tetapi yang terutama penggunaan pikirn-pikiran kritis dan analisisnya sehingga  menghasilkan suatu sintesis dari seluruh hasil penelitiannya atau penulisan utuh yang disebut historiografi. Menulis karya sejarah baik itu makalah singkat ataupun buku tebal sebenaranya merupakan suatu paduan antara kerja seni karena menggunakan bahasa dengan berbagai gaya yang disukai atau dikuasai dan kemampuan berpikir kritis, analitis dan sintesis. Para peneliti sejarah dituntut kemampuan dan keterampilan menulis, karena harus mengkomunikasikan hasil penelitian atau temuan tersebut kepada umum.

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya di atas maka penulisan sejarah diawali dengan penelitian sejarah yang mencakup bertanya, menentukan dan mencari sumber, kritik sumber, validasi informasi (kritik internal dan eksternal), interpretasi, rekonstruksi (dari tahapan heuristik dan kritik sumber, lalu dibangun suatu rangkaian cerita sejarah) dan penulisan. Peserta didik tinggal mengikuti langkah-langkah penelitian sejarah untuk membuat penulisan sejarah dan menghasilkan sebuah tulisan sejarah, walaupun sederhana tetapi memenuhi kaidah penelitian sejarah.

Sumber :

Referensi :
  • Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
  • Kuntowijoyo. (1995). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.
  • Miftahuddin. (t.thn.). Menjadi Peneliti Sejarah. Dipetik Mei 18, 2013, dari staff uny website: http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/miftahuddin-mhum/menulis-sejarah.pdf
  • Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  • Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
  • Sobana Hs, A. (2008, Februari 12-14). Metode Penelitian Sejarah. Materi "Workshop Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan: Penulisan Karya Ilmiah dan Perekaman Data, hal. 1-17.
  • Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan. (2009). Jakarta.

No comments:

Post a Comment