Monday, September 22, 2014

Peradaban Romawi Kuno

“Hai guys,..... sejarah kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Peradaban Romawi Kuno. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian dalam Memahami berbagai jenis kehidupan  manusia Purba di Indonesia dan Dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika); Menggali informasi dari narasumber untuk mendapatkan klarifikasi dan pendalaman tentang manusia purba Indonesia dan Dunia dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya; Mengumpulkan data lanjutan dari sumber primer maupun sekunder terkait dengan pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya peradaban Indonesia dan Dunia; Menganalisis informasi dan data yang didapat dari contoh peradaban dunia serta unsur-unsur yang diwariskan dalam kehidupan manusia di masa kini.”

1. Munculnya Peradaban Romawi Kuno

Secara garis besar, sejarah Romawi dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
  • Masa Republik, yaitu suatu masa ketika Roma tumbuh dari negara kota kecil menjadi republik yang luas, dan
  • Masa Imperium, yaitu masa berkuasa-nya monarki konstitusional. Sebelum memasuki kedua masa tersebut, Italia (tempat kota Roma berdiri) dimasuki berbagai bangsa dari utara, timur, dan selatan.

2. Pemerintahan Republik Romawi

Pada masa pemerintahan republik terdapat beberapa unsur yang menjalankan pemerintahan.Kekuasaan eksekutif dipegang oleh dua orang Consul(konsul) yang dipilih untuk masa jabatan setahun.Jabatan konsul hanya boleh dipegang oleh golongan bangsawan atau disebut Patricia.Kekuasaan legislatif terdiri atas dua kamar pertama (Majelis Tinggi) yang disebut Senat, beranggotakan 300 orang golongan patricia dengan jabatan seumur hidup. Lower house (Majelis Rendah) disebut comitia atau majelis yang anggotanya berasal dari kalangan laki-laki yang mampu menggunakan senjata.Comitia hanya memiliki sedikit kekuasaan.Pemerintahan di Romawi diantraranya dipegang oleh Triumvirat I (60 SM)di bawah kekuasaan  Julius Caesar (100–44 SM) dan Crassus (115–53 SM).

3. Imperium Romawi

Imperium Romawi, menggantikan Republik Romawi, terjadi setelah tampilnya Octavianus sebagai konsul atas seluruh Romawi.Dengan sistem pemerintahan yang baru, imperium mengalami masa keemasan. Wilayah imperium meluas ke barat, seperti Spanyol, Prancis, perbatasan Sungai Rhein di utara, wilayah Sungai Danube di Balkan sehingga bangsa-bangsa Barbar di wilayah yang ditaklukkannya mendapat pengaruh peradaban Romawi. Masa sejak kekuasaan Augustus dan 200 tahun kemudian disebut sebagai Pax Romana atau masa perdamaian.Kaisar Constantine (312–337 M) adalah kaisar pertama yang memindahkan ibu kota Romawi ke Bizantium dan menama­kannya sebagai Constantinopel (sekarang Istambul). Peristiwa ini merupakan awal perpecahan Romawi, pada 400 M terbagi menjadi dua,yaitu Imperium Romawi Barat dengan ibu kota Roma dan Imperium Romawi Timur dengan ibu kota Constantinopel.

4. Warisan Peradaban Romawi

Bangsa Romawi adalah bangsa yang bersifat terbuka terhadap kebudayaan luar.Peradaban Hellenik (Yunani) dan Hellenistik (campuran peradaban Yunani dan peradaban Timur) diadopsi, kemudian dikembangkan menjadi satu peradaban baru, peradaban Romawi.Di bidang arsitektur, peradaban Romawi memiliki keunggulan, seperti dalam teknik beton dan penggunaan lengkung bundar.Di bidang sastra, peradaban mereka menghasilkan sastrawan besar seperti Cicero (104–43 SM), Virgil (79–19 SM), Horacius (68–8 SM), dan dramawan Rerenciusdan Plantus.

Pengetahuan mengenai obat-obatan Hellenik dikembang­kan oleh Galen (131–201 M) yang menjadi satu standar dalam pengobatan Romawi dan penerusnya.Didukung oleh tersebarnya bahasa Latin, pengetahuan obat-obatan tersebut dipelajari oleh bangsa-bangsa lain yang mendapat pengaruh Romawi.Sekarang, pengetahuan mengenai obat-obatan, hukum, dan kedokteran ditulis dalam bahasa Latin.Di bidang hukum, bangsa Romawi merupakan penyumbang terbesar bagi peradaban Barat dalam menegakkan keadilan.Sebagai contoh adalah Kode Hukum Justianusyang pada abad 6 M menjadi dasar hukum negara-negara Barat sekarang.Kode Napoleon yang terkenal pada prinsipnya mengadopsi dari hukum Romawi, begitu juga dengan Hukum Kanon Gereja Katholik sekarang.

Sumber :

Referensi :
  • Chaldun, Achmad. (1999). Atlas Indonesia dan Dunia. Surabaya: Karya Pembina Swajaya
  • Coupe, Sheena, and Barbara Scanlan. (1993). History Begins: A Global History of the Ancient World. New York: Longman.
  • Karls, Farah. (1997). World History: The Human Experinece. Ohio, United States: National Geographic Society.
  • Tugiyono K.S., Sutrisno Kutoyo, dan Alex Pelatta.(1984). Atlas Sejarah dan Lukisan Sejarah Nasional Indonesia.Jilid 1. Jakarta: Baru.
  • Latif, Chalid dan Irwin Lay.(1995). Atlas Sejarah Indonesia dan Dunia.Jakarta: Pembina Peraga.
  • Poesponegoro, Marwati Djoened, dan Nugroho Notosusanto. (1993). Sejarah Nasional Indonesia Jilid 1.Edisi ke-4. Jakarta: Balai Pustaka.
  • Soekmono, R. ( 1986) Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1. Yogyakarta: Kanisius.
  • Widianto, Harry  (2009). Atlas Prasejarah Indonesia.
  • Widianto, Harry  ( 2006) Jejak Langkah Sangiran.

1 comment: