Monday, September 22, 2014

Peradaban Yunani Kuno

“Hai guys,..... sejarah kelas x .blogspot.com kali ini akan membahas tentang Peradaban Yunani Kuno. Postingan  ini diharapkan dapat membantu kalian dalam Memahami berbagai jenis kehidupan  manusia Purba di Indonesia dan Dunia (Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika); Menggali informasi dari narasumber untuk mendapatkan klarifikasi dan pendalaman tentang manusia purba Indonesia dan Dunia dalam pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya; Mengumpulkan data lanjutan dari sumber primer maupun sekunder terkait dengan pencapaian ilmu, teknologi, kepercayaan, pemerintahan, pertanian, dan budaya peradaban Indonesia dan Dunia; Menganalisis informasi dan data yang didapat dari contoh peradaban dunia serta unsur-unsur yang diwariskan dalam kehidupan manusia di masa kini.”

Peradaban Pulau Kreta dikembang­kan oleh bangsa Minoa dan membentuk imperium yang berlangsung kurang lebih selama 16 abad (3000–1450 SM).Diperkirakan bahwa peradaban Yunani berasal dari Pulau Kreta.Bangsa Minoa adalah bangsa pedagang yang menguasai jalur Laut Aegia dan Laut Tengah sebelah timur.Pada 1450, bangsa Mysenaea berhasil menaklukkan Kreta dan menduduki istana Cnossus.Setelah selama 50 tahun menguasai Cnossus, bangsa Mysenaea berhasil meluaskan jaringan dagang ke Laut Aegia, Anatolia (Turki), Siprus, dan Mesir.Kebudayaan Mysenaea menyebar ke daratan Yunani dan seluruh Laut Aegia.

1. Polis dan Sistem Pemerintahannya

Secara fisik, pengertian polis adalah sebuah kota kecil dan desa sekitarnya. Di dalamnya tinggal penduduk di perumahan yang homogen. Pada abad ke-5 SM, umumnya polis dikelilingi oleh tembok serta memiliki tempat yang berbukit di tengah kota yang disebut acropolis, alun-alun di tengah kota, dan pasar terbuka (agora). Di acropolis terletak kuil, altar, monumen, serta bermacam peralatan yang digunakan untuk menyembah dewa.
  • Polis Sparta Polis Sparta mengembangkan sistem pendidikan militer.Fisik setiap anak laki-laki diseleksi.Anak yang sehat dan kuat dididik di sekolah militer yang diselenggarakan negara. Pada usia 20 tahun, anak yang telah mendapat pendidikan militer diizinkan untuk kawin dan tinggal di barak-barak militer. Pada usia 30 tahun, mereka diberi tanah serta budak-budak yang akan mengolahnya. Dengan sistem ini, Sparta menjadi negara kota terkuat di Yunani.
  • Polis Athena Berbeda dengan Sparta, Athena mengembangkan bentuk pemerintahan yang demokratis atau pemerintahan yang memberikan hak yang lebih besar kepada rakyat untuk ikut serta dalam mengontrol jalannya pemerintahan.Pada masa pemerintahan Pericles(461–429 SM), Athena benar-benar mengalami masa keemasan.Di bidang politik pemerintahan, Athena menjadi guru bangsa Yunani.

2. Bangsa Macedonia Imperium Alexander Agung

Di bawah pimpinan Alexander, Macedonia berhasil meluaskan wilayahnya di sepanjang Laut Tengah dan Laut Aegia.Setelah Mesir direbut, dia menjadikan Alexandria (Iskandariah) sebagai pusat kebudayaan Hellenik.Ekspansinya ke timur sampai ke India, namun tidak berhasil menyeberang Sungai Indus ke timur. Dia mendirikan ibu kota imperium barunya di Babylonia pada 324 SM.

3. Kehidupan Religi atau Kepercayaan

Di bidang kehidupan agama, orang Athena dan bangsa Yunani umumnya menyembah dewa yang sama. Mereka percaya pada Dewa Zeus, Hera, Apollo, Athena. Untuk menghormati Dewa Zeus, setiap 4 tahun diadakan festival dan permainan di kota Olympus. Festival di Olympus berkembang menjadi beragam pertandingan olahraga.Pesertanya berasal dari polis-polis Yunani yang kelak menjadi cikal bakal olimpiade modern.

4. Ilmu Pengetahuan dan Filsafat

Keinginan bangsa Yunani untuk mengungkap alam tidak didasarkan mitos atau epos seperti bangsa Mesopotamia dan India, tetapi dengan mengajukan pertanyaan secara rasional mengenai apa dan bagaimana sesuatu terjadi. Para pemikir Yunani terkenal yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan filsafat, antara lain Thales (640–546 SM), Heraclitus (500 SM), Pythagoras (590 SM), Democritus(460 SM),Hippocrates (abad 5 SM), Socrates (469–399 SM), Plato(427–347 SM) dan Aristoteles (348–322 SM).

5. Kebudayaan Hellenistik

Di bidang arsitektur, ciri yang menonjol adalah keindahannya dan lebih ekspresif dibanding dengan kebudayaan Hellenik.Salah satu bangunan besar peninggalan peradaban ini adalah Mercusuar Pharos di Alexandria.Tingginya 400 kaki dengan 8 tiang penyangga lampu di atasnya.

Sumber :

Referensi :
  • Chaldun, Achmad. (1999). Atlas Indonesia dan Dunia. Surabaya: Karya Pembina Swajaya
  • Coupe, Sheena, and Barbara Scanlan. (1993). History Begins: A Global History of the Ancient World. New York: Longman.
  • Karls, Farah. (1997). World History: The Human Experinece. Ohio, United States: National Geographic Society.
  • Tugiyono K.S., Sutrisno Kutoyo, dan Alex Pelatta.(1984). Atlas Sejarah dan Lukisan Sejarah Nasional Indonesia.Jilid 1. Jakarta: Baru.
  • Latif, Chalid dan Irwin Lay.(1995). Atlas Sejarah Indonesia dan Dunia.Jakarta: Pembina Peraga.
  • Poesponegoro, Marwati Djoened, dan Nugroho Notosusanto. (1993). Sejarah Nasional Indonesia Jilid 1.Edisi ke-4. Jakarta: Balai Pustaka.
  • Soekmono, R. ( 1986) Sejarah Kebudayaan Indonesia Jilid 1. Yogyakarta: Kanisius.
  • Widianto, Harry  (2009). Atlas Prasejarah Indonesia.
  • Widianto, Harry  ( 2006) Jejak Langkah Sangiran.

1 comment: